Saat memilih paket harga yang tepat, penting untuk memahami beberapa aspek dari proyek hosting Anda.
1. Menentukan jenis hosting yang Anda butuhkan
Secara umum, kami menawarkan jenis layanan hosting berikut:
-
Shared Hosting: Beberapa website berbagi sumber daya server yang sama. Cocok untuk website kecil dengan anggaran terbatas.
-
Virtual Private Server (VPS): Setiap website mendapatkan sumber daya virtual khusus, tetapi tetap berbagi server fisik dengan pengguna lain.
-
Server Dedicated: Satu klien menggunakan seluruh sumber daya fisik server. Opsi ini lebih aman dan lebih mahal dibandingkan Shared Hosting atau VPS.
-
WordPress Hosting: Jenis hosting ini dirancang untuk website yang dibangun dengan WordPress.
-
Magento Hosting: Paket ini dioptimalkan untuk website eCommerce yang berjalan di Magento.
Setiap jenis hosting memiliki keunggulan dan kasus penggunaannya masing-masing. Misalnya, website kecil untuk pemula akan lebih diuntungkan dengan Shared Hosting, sedangkan website kaya media dengan database besar dan skrip yang kompleks akan lebih baik menggunakan VPS.
2. Memeriksa ruang penyimpanan
Setiap jenis hosting mencakup beberapa paket yang berbeda, antara lain, dalam hal ruang penyimpanan.
Cara terbaik untuk memperkirakan ruang penyimpanan yang dibutuhkan adalah menghitung ukuran website Anda saat ini dalam MB atau GB (dapat dilihat pada properti direktori induk) dan memilih paket dengan penyimpanan lebih besar dari ukuran tersebut. Sebaiknya sisakan ruang cadangan karena perhitungan yang bersifat perkiraan, file sementara, log, cache, serta kemungkinan pertumbuhan dan pengembangan website.
3. Memeriksa fitur keamanan
Keamanan website sangat penting, sehingga memilih paket harga dengan implementasi keamanan tingkat lanjut merupakan parameter yang berharga.
Semua paket hosting kami mencakup Proteksi Flood/DDoS, dan paket yang lebih tinggi dilengkapi dengan Imunify360, solusi andal untuk melindungi data, mencegah serangan, dan mengelola kerentanan.
Selain itu, untuk perlindungan bisnis atau klien, periksa fitur seperti:
-
Backup Rutin: Backup otomatis yang termasuk dalam semua paket hosting memastikan pemulihan data jika terjadi kehilangan yang tidak disengaja atau kesalahan teknis, sehingga menjamin kesinambungan dan keamanan data.
-
Sertifikat SSL: Sertifikat SSL mengenkripsi data yang ditransfer antara server dan browser pengguna, sehingga memberikan keamanan bagi pengguna maupun server.
Dari sudut pandang keamanan klien, paket dengan fitur keamanan yang andal seperti Backup Rutin, Sertifikat SSL, dan Imunify360 sebaiknya menjadi prioritas.
4. Memeriksa sumber daya virtual atau fisik
Setiap jenis proyek menggunakan sumber daya secara berbeda — baik virtual (untuk Shared Hosting, VPS, dll.) maupun fisik (untuk server dedicated).
Yang dimaksud dengan sumber daya virtual dan fisik adalah kebutuhan core CPU, RAM, ruang penyimpanan, dan bandwidth. Kebutuhan CPU dan RAM bersifat indikatif dan bergantung pada kompleksitas aplikasi Anda. Ruang penyimpanan bergantung pada jumlah dan jenis file statis, database, log, dan backup.
Untuk meningkatkan performa, disarankan menggunakan caching dan arsitektur terdistribusi, misalnya dengan memisahkan dan mendistribusikan komponen aplikasi (database, server penyimpanan, back-end, front-end) ke server yang berbeda.
Contoh: satu server dedicated untuk menangani permintaan API dan satu lagi untuk mengelola database.
Anda dapat menggunakan tabel di bawah ini sebagai referensi umum untuk proyek hosting Anda:
| Jenis Aplikasi | Contoh Aplikasi | CPU yang Direkomendasikan | RAM yang Direkomendasikan | Penyimpanan yang Direkomendasikan | Sumber Daya Lain/Catatan |
| Statis (HTML/CSS) | Landing page, portofolio | 1 core | 512 MB - 1 GB | 1 - 5 GB | Mudah di-hosting, cocok untuk Shared Hosting atau VPS kecil. |
| Blog sederhana (CMS) | Blog pribadi | 2 core | 2 - 4 GB | 10 - 20 GB | Optimasi database dan cache dapat mengurangi penggunaan sumber daya secara signifikan. |
| Toko online (CMS + DB) | WooCommerce, Shopify | 4 - 6 core | 6 - 8 GB | 20 - 50 GB | Memerlukan optimasi database dan caching (Redis, Memcached). |
| Aplikasi web sederhana | Platform pemesanan, sistem CRM | 4 - 8 core | 8 - 16 GB | 50 - 100 GB | Diperlukan optimasi backend dan penggunaan arsitektur terdistribusi untuk konten statis. |
| Toko online tingkat lanjut | eCommerce dengan banyak fitur/produk | 8 - 12 core | 16 - 32 GB | 100 - 200 GB | Database teroptimasi, load balancer, server terpisah untuk aplikasi dan DB. |
| Aplikasi web kompleks | Platform SaaS, jejaring sosial | 12+ core | 32+ GB | 200+ GB | Arsitektur terdistribusi, microservices, database NoSQL (mis. MongoDB), penskalaan horizontal. |
| Streaming media | Platform streaming video/audio | 16+ core | 64+ GB | 1+ TB | Bandwidth tinggi, server dedicated untuk encoding/streaming, penyimpanan SSD cepat. |
| Korporat/Enterprise | Portal kompleks | 16 - 32 core | 64+ GB | 500+ GB | Solusi dedicated, backup rutin, redundansi, dan proteksi DDoS. |
Memperkirakan kebutuhan bandwidth
Untuk memperkirakan bandwidth yang diperlukan saat membeli paket hosting, hitung perkiraan ukuran website dan trafiknya.
Contoh: Anda memiliki website toko online, setiap halaman berukuran ~5 MB, dan Anda menerima rata-rata 2.000 kunjungan per bulan. Setiap pengunjung melihat sekitar 5 halaman.
Perhitungan: 5 MB x 2.000 kunjungan x 5 halaman = 50.000 MB atau 50 GB bandwidth yang dibutuhkan per bulan.
Dalam kasus ini, pilih paket yang menawarkan bandwidth bulanan lebih dari 50 GB. Idealnya, pilih paket yang menyediakan 20% lebih banyak dari kebutuhan yang dihitung.
Paket harga kami mencakup bandwidth bulanan minimal 2 TB, yang menjamin tercukupinya praktis semua kebutuhan trafik.